Rseume PKKMB UNUSA Fakultas Kesehatan 2025 (Materi Ketiga)

        Materi disampaikan oleh Ibu Erricha Darin Irbah,S. Yang bertemakan "Jadi Mahasiswa Kesehatan yang Kuat Nggak Gampang Kaget Sama Dunia". Menjadi mahasiswa kesehatan berarti siap menghadapi perjalanan panjang dengan tantangan yang tidak ringan. Mulai dari beban akademik yang padat, jadwal praktikum yang ketat, hingga tanggung jawab moral dalam dunia kesehatan, semuanya menuntut mental yang tangguh. Dengan mental yang kuat, mahasiswa tidak akan mudah kaget atau goyah saat dihadapkan pada kenyataan yang berbeda dari bayangan awal. Selain itu, kemampuan beradaptasi menjadi kunci penting. Dunia kesehatan terus berkembang, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun teknologi, sehingga mahasiswa dituntut untuk terbiasa dengan perubahan. Apa yang dipelajari di kelas sering kali berbeda dengan realitas di lapangan, maka kemampuan menyesuaikan diri sangat menentukan. Tidak kalah penting, keterampilan manajemen waktu dan prioritas juga harus dimiliki agar tidak kewalahan membagi peran antara kuliah, organisasi, dan kehidupan pribadi.


        Mahasiswa kesehatan juga perlu belajar mengendalikan emosi. Berhadapan dengan pasien yang beragam, menghadapi kritik, bahkan menerima kenyataan pahit seperti pasien yang tidak tertolong, membutuhkan ketenangan dan kesabaran. Dengan pengendalian emosi, mahasiswa bisa lebih profesional dan matang dalam bersikap. menjadi mahasiswa kesehatan yang kuat berarti juga menjaga keseimbangan diri. Fisik dan mental harus tetap sehat, karena tanpa itu semua perjuangan akan terasa berat. Ditambah dengan memiliki visi dan tujuan jangka panjang, mahasiswa akan lebih tahan banting menghadapi rintangan. Pada akhirnya, kekuatan ini bukan hanya membentuk pribadi yang tangguh, tetapi juga tenaga kesehatan yang siap menghadapi kerasnya dunia nyata dengan penuh keberanian.


        Menjadi mahasiswa kesehatan bukan sekadar soal lulus kuliah atau mendapatkan gelar, tetapi tentang membangun ketahanan diri. Dunia kesehatan itu keras, penuh tekanan, dan kadang tidak sesuai ekspektasi. Maka, penting untuk melatih diri agar tidak mudah rapuh ketika kenyataan tidak berjalan sesuai rencana. Mahasiswa kesehatan yang kuat adalah mereka yang berani menghadapi realita. Bukan hanya fokus pada teori, tetapi juga siap mental saat terjun langsung ke lapangan. Bertemu pasien, mendengar keluhan, bahkan menyaksikan kondisi sulit—semua itu bisa jadi pengalaman yang membuka mata. Kekuatan tidak diukur dari seberapa banyak hafalan, melainkan seberapa siap kita menghadapi dunia nyata. Selain itu, dukungan dari lingkungan juga perlu. Teman seperjuangan, dosen, hingga keluarga bisa menjadi energi positif yang membantu kita tetap berdiri tegak. Dengan dukungan ini, mahasiswa tidak hanya berjuang sendirian, tetapi juga tumbuh dalam kebersamaan yang membuat langkah terasa lebih ringan. 


        Menurut saya, materi yang telah disampaikan bahwa menjadi mahasiswa kesehatan itu memang butuh mental yang kuat. Dunia kesehatan nggak selalu indah, kadang penuh tekanan dan realita yang bikin kaget. Tapi justru dari situ kita belajar untuk lebih tangguh, sabar, dan siap menghadapi kenyataan. Dengan semangat dan tujuan yang jelas, semua tantangan bisa dijalani, bukan dihindari.


-    Facebook            :    https://www.facebook.com/unusaofficialfb

-    Instagram            :    https://www.instagram.com/unusa_official/         

-    Youtube               :    https://www.youtube.com/@unusa_official  

-    Twitter (X)          :    https://x.com/unusa_official?lang=en

-    Tiktok                 :    https://www.tiktok.com/@unusa_official

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Unusa Masuk 100 PTN-PTS Peserta Pimnas Ke-37

My Digital Portofolio Hari Pertama PKKMB UNUSA 2025